Cara mencegah harddisk bad sector

Cara mencegah hardisk bad sector

  Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah hardisk bad sector,

  1. Pastikan suhu komputer anda tetap dingin dan bersihkan dari debu-debu yang menempel
  2. Matikan komputer dengan proses yang benar
  3. Gunakan PSU berkualitas untuk menjaga arus-arus yang tidak diinginkan dari PLN
  4. Hindari goncangan-goncangan pada komputer ataupun laptop untuk mencegah head crash
  5. Gunakan antivirus yang selalu update untuk melindungi komputer dari serangan malware
  6. Gunakan software disk defragmenter untuk mencegah terjadinya bad sector
   Oke, demikianlah artikel dari saya tentang hardisk bad sector. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua.

STUDI KELAYAKAN USAHA INDUSTRI KECAP MANIS DARI AMPAS TAHU SEBAGAI PRODUK BARU DI KABUPATEN KOLAKA UTARA




STUDI KELAYAKAN USAHA INDUSTRI KECAP MANIS DARI AMPAS TAHU SEBAGAI PRODUK BARU DI KABUPATEN KOLAKA UTARA
 

ABSTRAK


RISWAN DWI PUTRA. 2014. Studi Kelayakan Usaha Industri Kecap Manis Dari Ampas Tahu Sebagai Produk Baru Di Kabupaten Kolaka Utara. Dibawah bimbingan Arminas selaku pembimbing I dan Wahidah selaku  pembimbing II.

Analisis kelayakan dilakukan untuk mengetahui kelayakan rencana pendirian usaha industri kecap manis dari ampas tahu di Kabupaten Kolaka Utara. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara eksperimental, sedangkan dalam penganalisaan kelayakan usaha ditinjau dari beberapa aspek. Berdasarkan aspek pasar dan pemasaran rencana pendirian usaha industri kecap manis dari ampas tahu di kabupaten Kolaka Utara layak untuk dilaksanakan karena adanya permintaan pasar sebesar 71.928 liter pada tahun pertama dan mengalami peningkatan setiap tahunnya yaitu sebesar 73.806 liter, 75.735 liter, 77.709 liter, dan pada tahun ke-5 sebesar 79.737 liter. Berdasarkan aspek teknis dan teknologi rencana pendirian usaha layak untuk dilaksanakan karena adanya bahan baku, lokasi usaha, mesin dan peralatan dan tata letak perusahaan yang mudah direalisasikan. Aspek manajemen dan organisasi rencana usaha layak dilaksanakan karena adanya sumber daya manusia yang menjalankan usaha sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Bentuk badan usaha yang direncanakan adalah perseorangan dengan investasi sebesar                        Rp 157.764.230,- dimana sumber modalnya berasal dari modal sendiri sebesar Rp 94.658.538 dan modal pinjaman sebesar Rp 63.105.692,-. Hasil analisis terhadap kriteria penilaian investasi pada usaha kecap manis dari ampas tahu diperoleh Net Present Value (NPV) > 0 yaitu Rp 15.497.310,- Internal Rate of Return (IRR) > MARR (12,6%) yaitu 16%, Profitability Index (PI) >1 yaitu 1,10, Payback Period (PP) 3 tahun 9 bulan 2 hari < dari umur ekonomis usaha yaitu 5 tahun, dan berdasarkan perhitungan break even point. BEP(unit) perusahaan per tahun sebesar 11.153 botol < rencana penjualan atau rencana produksi/ kapasitas maksimal. Berdasarkan hasil penilaian investasi tersebut maka rencana investasi pendirian usaha industri kecap manis dari ampas tahu layak untuk direalisasikan.

Kata kunci: kecap ampas tahu, studi kelayakan.

kewirausahaan



A.      Pengertian Kewirausahaan
Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata dasar wirausaha yang mendapat awalan ke dan akhiran an, sehingga dapat diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis
Dalam bahasa Inggris wirausaha adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon, seorang ekonom Prancis. Menurutnya, entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Secara umum banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, dibawah ini akan saya kemukakan beberapa pendapat tersebut, yang diambil dari berbagai sumber :
Harvey Leibenstein (1968, 1979), mengemukakan, kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Penrose (1963) : Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
Frank Knight (1921) : Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.


B.      Tujuan Kewirausahaan
Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan, Indonesia sendiri sampai saat ini menurut sebuah riset jumlah penduduk yang menjadi wirausaha baru sekitar 0,18%, menurut informasi yang saya baca di internet hari ini tanggal 5 Maret 2012 jumlahnya telah melonjak tajam menjadi  maka tidaklah mengherankan apabila saat ini, kondisi pereekonomian Indonesia tertinggal jauh dari negeara tetangga yaitu Singapura yang memiliki prosentase wirausaha sebesar 7%, Malaysia 5%, China 10%, apalagi jika harus dibandingkan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang hampir 13%  penduduknya menjadi wirausahawan.
C.      Teori Kewirausahaan
Seiring berjalanya waktu, kewirausahaan semakin berkembang, maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Neo Klasik
Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.



2.      Kirzerian Entrepreneur
Dalam teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya, keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha.
Dari berbagai disiplin ilmu, lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka masing-masing, Teori ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang, berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi. Teori Sosiologi lebih mempelajari tentang, asal-usul budaya dan nilai-nilai sosial disuatu masyarakat, yang akan berdampak pada kemampuanya menanggapi peluang usaha dan mengolah usaha, sebagai contoh orang etnis cina dan padang dikenal sebagai orang yang ulet berusaha, maka fakta dilapangan menunjukkan, bahwa banyak sekali orang cina dan padang yang meraih kesuksesan dalam berwirausaha. Selanjutnya teori psikologi, menurut saya teori ini lebih menekankan pada motif individu yang melatarbelakangi dirinya untuk berwirausaha, apabila sejak kecil ditanamkan untuk berprestasi, maka lebih besar kemungkinan seorang individu lebih berani dalam menanggapi peluang usaha yang diperolehnya.
Yang terakhir adalah teori perilaku, bagaimana seorang wirausahawan harus memiliki kecakapan dalam mengorganisasikan suatu usaha, memanaje keuangan dan hal-hal terkait, membangun jaringan, dan memasarkan produk, dibutuhkan pribadi yang supel dan pandai bergaul untuk memajukan suatu usaha.